Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah Telah Ditetapkan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

.

Wah..wah, ternyata sudah tidak lama lagi kita semua akan segera menjumpai hari kemenangan umat islam sedunia. Dengan kata lain, ramadhan akan segera berlalu dari kehidupan kita. Bukannya kita senang bahwa ramadhan berlalu, malahan saya pribadi merasakan sangat kehilangan bulan penuh berkah ini meskipun sebentar lagi kita akan membuka gerbang ampunan terbesar dari Allah swt bersama – sama.

Yang sedang marak akhir – akhir ini adalah tentang ketetapan jatuhnya hari raya idul fitri 2009 / 1 syawal 1430 H. Ada yang mengatakan akan jatuh tanggal 20 September dan ada pula yang mentapkan antara tanggal 21-22 September 2009.

Jika ada yang belum membaca maklumat dari pemerintah mengenai kapan jatuhnya hari raya idul fitri 2009, maka silahkan anda download file-nya di link ini.

Data dalam Almanak PBNU yang diterbitkan Pengurus Pusat Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) untuk Markaz Jakarta menunjukkan, posisi hilal atau bulan sabit pada saat diadakan rukyatul hilal sudah mencapai ketinggian 5,38 derajat di atas ufuk.

Berdasarkan kriteria imkanur rukyah atau visibilitas pengamatan, hilal dalam ketinggian itu sudah mungkin untuk dirukyat. Jika dapat dirukyat maka dipastikan sidang itsbat akan menetapkan Ramadhan hanya 29 hari dan 1 Syawal jatuh pada 20 September 2009.

Namun demikian berbagai kemungkinan masih terjadi. Jika hilal tidak terlihat, misalnya karena terhalang awan maka akan dipakai kaidah istikmal atau penyempurnaan bulan Ramadhan menjadi 30 hari sehingga tanggal 1 Syawal akan jatuh pada hari berikutnya, Senin 21 September 2009. Namun banyak juga sumber kuat yang mengatakan kemungkinan jatuhnya hari raya idul fitri 1430 H ini pada hari Sabtu tanggal 20 September 2009.

– – – – –

PWNU Jatim Perkirakan Idul Fitri 20 September

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memperkirakan Idul Fitri 1430 Hijriah akan jatuh pada 20 September. Sedang pemerintah memprediksi pada 21 September.

“Kemungkinan sama itu terjadi karena tinggi hilal berkisar 5-8 derajat dan tergolong imkanur rukyat,” kata koordinator Tim Rukyat PWNU Jatim, Sholeh Hayat, di Surabaya, Senin (14/9).

Namun, katanya, PWNU Jatim akan tetap menurunkan tim rukyatul hilal di 9 lokasi, karena Nabi Muhammad memerintahkan berpuasa dan berbuka dengan rukyatul hilal (melihat hilal atau bulan usia muda sebagai penanda pergantian kalender).

“Idul Fitri tahun ini sangat dimungkinkan bersamaan antara NU, Muhammadiyah, dan pemerintah, karena indikasi ke arah itu cukup kuat sekali,” katanya.

Indikasi kuat itu didukung hisab (perhitungan astronomis) ulama NU, Muhammadiyah, ahli hisab independen yang mencapai imkanur rukyat.

“Imkanur rukyat adalah kesepakatan Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura tentang ketinggian minimal untuk melihat hilal, yakni minimal 2 derajat,” katanya.

Padahal, katanya, hasil hisab tahun ini menunjukkan bahwa ijtimak (pertemuan rembulan dan bumi dalam satu garis untuk menandai awal kalender) terkait akhir Ramadhan terjadi pada hari ke-30 puasa atau 20 September.

“Saat ijtimak itu, tinggi hilal pada hari Sabtu (19 September 2009) setelah ghurub (matahari terbenam) antara 5-8 derajat, sehingga sudah masuk kategori imkanur rukyat,” katanya.

Karena itu, katanya, PWNU Jatim memperkirakan Hari Raya Idul Fitri akan bersamaan waktunya antara NU, Muhammadiyah, dan pemerintah.[nu.or.id]

Keputusan PP Al irsyad

berdasarkan press release Pimpinan pusat Al irsyad-al Islamiyah Ijtima’ pada hari Sabtu, 19 September 2009 pukul 01.40 WIB tingi hilal mar’i pada saat matahari ghurub hari Sabtu 19 September 2009 ialah 6º03’.
Lama hilal di atas ufuk 25 menit Hasil hisab besarnya 0,007985
Jarak azimuth hilal dan azimuth matahari 7º09’44?.
InsyaAllah pada saat itu hilal dapat dirukyat.
Tanggal 1 Syawal 1430 H jatuh pada hari Ahad 20 September 2009

Menag: Lebaran Mungkin 20 September

Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 Hijriah kemungkinan akan jatuh pada Ahad (20/9). Hal ini berarti lebih cepat satu hari dari penetapan kalender masehi yang selama ini mencantumkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Senin (21/9).

“Mudah-mudahan sama dengan Muhammdiyah, tanggal 20 (September) lebaran,” kata Menteri Agama, Maftuh Basyuni, di gedung DPR, Jakarta, Senin (21/9).

Namun, menurut Maftuh, penetapan 1 Syawal 1430 Hijriah tetap menunggu hasil sidang Isbat yang akan dilaksanakan ada Sabtu (19/9). Mengapa pemerintah memperkirakan 1 Syawal akan jatuh pada Ahad (20/9)? Maftuh menjawab, pemerintah memperkirakan hilal sudah berada di atas ufuk tiga sampa lima derajat pada tanggal 19 September. “Kecuali ada mendung sehingga hilal tidak terlihat,” kata Maftuh.

Sidang Isbat sendiri, terang Maftuh akan dilaksanakan pada 19 September 2009 pukul 16.30 WIB. Guna melihat hilal, sidang isbat akan menggunakan alat-alat canggih dari observatorium Boscha, LIPI, dan Menkominfo. [republika]

Ketua Mui : kemungkinan besar 1 Syawal jatuh pada Ahad, 20 September 2009

Majelis Ulama Indonesia menyatakan dalam penetapan 1 Syawal selalu berdasarkan sidang itsbat yang dilakukan Departemen Agama bersama ormas-ormas Islam.

“Sidang itsbat akan dilakukan pada 19 September, berdasarkan 29 Ramadhan. Kami menunggu dari situ,” kata salah satu ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin dalam keterangan pers di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa 15 September 2009.

Namun, tambah dia, kemungkinan besar 1 Syawal jatuh pada Ahad, 20 September 2009. “Karena hilal pada Sabtu malam sudah mencapai 3 derajat sampai 5 derajat,” kata dia.

Kemungkinan juga tak ada perbedaan pelaksanaan hari raya Idul Fitri. “Karena sudah di atas 2 derajat, kemungkinan semua akan menetapkan hari Ahad adalah hari raya. Kemungkinan tak ada perbedaan,” tambah dia.

Dijelaskan Ma’ruf, perbedaan selama ini terjadi karena letak hilal. “Perbedaan selama ini karena hilal di bawah dua derajat,” tambah dia. Sementara, Ketua Umum MUI Umar Shihab mengatakan ahli hisab maupun ahli rukyat punya argumen masing-masing dalam menetapkan 1 Syawal. ‘”Itu menyangkut keyakinan, tidak bisa dipaksakan,” kata dia.

Namun, tambah dia, jika ada hisab jdan rukyat, jangan dibesar-besarkankan perbedaannya. “Karena perbedaan bisa memecah belah persatuan. Seharusnya perbedaan itu  jadi hikmah dan berkah,” tutur Umar.[vivanews]

Keputusan Sidang Isbath

Untuk mengetahui hasil keputusan sidang Isbath dan menentukan 1 syawal 1430 maka kita harus menunggu hasil sidang Isbath tersebut pada tanggal 19 september 2009.

– – – – –

Saran dari saya pribadi begini saja, silahkan saat tanggal 19 atau hari jumat setelah atau saat anda menikmati buka puasa, anda pasang dengan cermat telinga anda ke setiap penjuru daerah yang di sana terdapat masjid. Jika terdengar suara takbir yang menggema – gema, langsung saja ambil keputusan apakah akan mengakhiri puasa anda hari itu juga atau ingin mendengar berita lebih lanjut. Sekali lagi itu saran saya pribadi, yang penting jangan sampai menyesal dengan keputusan yang tanpa pikir panjang.

Oh iya, sebelum hari raya datang, dinarardy.wordpress.com mengucapkan :

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 Hijriah

Mohon maaf lahir dan batin.

Semoga amal ibadah kita selama bulan puasa diterima oleh Allah swt dan diampuni olehNya pula dosa – dosa kita yang telah begitu melimpah.
Dan..

Berusahalah untuk tetap fitri dengan cara teguhkan iman dan taqwa anda.

Sumber dari : http://oaseadwan.info

One thought on “Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah Telah Ditetapkan

  1. Rubin Andon says:

    LASIK (stands for Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) can be a popular surgical process in Singapore to treat near-sightedness, far-sightedness and astigmatism. It has several advantages over PRK, Epi-LASIK, LASEK and other types of refractive surgery – LASIK is painless, there is no corneal haze issue and recovery is quicker.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s