“Cara Mencintaiku”, Sebuah Kisah Ironis

Irony

Irony

Terdengar seperti sebuah judul lagu. Ya, dua kata itu memang judul sebuah lagu Indonesia. Lagu “Cara Mencintaku” di bawakan oleh sebuah grup band Indonesia bernama Asbak Band, nama yang unik. Kalau di luar negeri namanya keren loh: The AshTray (beneran!). Eits, jangan underestimate dulu dengan namanya karena lagunya lumayan bagus kok, easy listening dan mengena banget dengan jalan cerita yang diinginkan.

Lagu ini tentang apa sih?

Cara Mencintaiku ini menceritakan sebuah romantika percintaan antara seorang pria dan wanita, di mana si pria sangat mencintai kekasihnya dengan sepenuh hati namun tampaknya sang kekasih kurang peka dan menghargai apa yang selama ini mereka jalin bersama. Si pria sampai geleng-geleng kepala melihat sikap acuh kekasihnya itu.

Waktu yang kian berlalu dan perjuangan yang ditunjukkan si pria selama mereka bersama tidak kunjung memberikan perubahan ke arah kebaikan pada sikap kekasihnya. Ironisnya, si pria masih selalu menerima dan kembali menjalani hari-hari dengan kekasihnya yang sangat egois itu meskipun pada akhirnya selalu terjadi lagi, yaitu sikap acuh dan dingin yang dia terima saat sudah terlanjur dibuai dengan kebahagiaan, yang hanya menyiksa batinnya sendiri.

Lambat laun, keraguan mulai muncul dalam hati si pria, yaitu tentang apakah kekasihnya itu sungguh mencintainya atau tidak, dan apakah kekasihnya betul-betul bisa menerjemahkan perasaannya sendiri dengan benar. Dalam benak si pria, sikap angkuh dan semaunya yang ditunjukkan oleh kekasihnya itu sama sekali tidak mengindikasikan adanya cinta yang tulus di dalam dirinya. Seperti bom waktu yang disamarkan oleh perhatian sementara, yah… semacam seneng kalau pas lagi seneng-senengnya, menyesal kalau pas lagi sadar, perhatian kalau pas lagi sakit aja gitu deh.

Cinta itu satu paket tentang kepedulian, kasih sayang, kesetiaan, perhatian, dan pengabdian yang tulus. Meskipun buta dan tak beralasan, tapi cinta itu peka.

Dalam perjalanan asmaranya, si pria dihadapkan dengan dua pilihan yang sama-sama menyakitkan: hidup bersama cinta yang dipertanyakan dan hanya membuatnya tertekan atau pergi berteman sepi yang dinginnya melukai namun pasti. Dua-duanya sangat berat. Namun, tampaknya di akhir cerita video klikp, si wanita menyadari tentang sebuah kesalahan, tentang sikapnya yang tak layak diberikan kepada orang yang dia cintai. Loh kok happy ending sih? Haha, ya syukur dong!

Ini dia nih video klipnya. Ada iklan operator dikit, soalnya sulit cari official klipnya:

***

Tenang, tenang, kalau mau ikutan nyanyi, aku sudah sediakan liriknya:

Asbak Band – Cara Mencintaiku

Terlalu besar cintaku kepadamu
Hingga ku tak tahu betapa bodohnya aku

Kau cintai aku dengan caramu
Mungkin kau tak tahu betapa sakitnya aku

Entah bagaimana cara memandangku
Berartikah aku di matamu

Reff:
Dan di setiap langkahmu adakah diriku
Mungkinkah dirimu mencintaiku
Dan biarkan ku menjauh bila kau tak mampu
Merubah caramu mencintai diriku

Oke, itulah sedikit gambaran cerita lagu Cara Mencintaiku yang bisa aku tangkap dan tuliskan di sini. Sekedar ingin berbagi, selama mood masih ada. Oh iya, semoga kamu tidak mengalami apa yang di alami si pria di dalam cerita itu, hehe. Bye!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s